Walau akan tersiar kata dalam gunjing
Tetaplah dalam angkara ego yang meraja
Karena aku lelah dengan semua asa yang dijadikan alasan
Rajutlah warna pelangi dalam duniamu sendiri
Karena warnaku kini tiada terbias lagi
Biarlah aku tempuhi jalanku sendiri tanpa mimpi hati
Karena angkuhmu telah kian membakar diri sendiri
Sekarang...
Aku hantarkan engkau dalam suasana tenang
Dan aku telah sampaikan pada batas akhir dirimu
Hingga pada gerbang perpisahan yang tiada bersemu
Pergilah...
Perlahan aku lepaskan genggaman tangangmu tanpa peluh
Karena kewajibanku telah aku tunaikan padamu
Aku tak akan meminta hak dan bawalah itu bersama lajumu
Aku dekap erat dirimu bersama berjuta kerinduan ini
Aku keculp lembut keningmu karena kasih tanpa pamrih
Dan aku bisikkan lembut kata ini padamu syahdu terasa
Pergilah dan jangan pernah kembali karena aku telah mati untukmu
Awal yang tiada berawal
Dalam gurindam melafaz tasbih pada butir air mata
Hingga akhir menjadi tiada berakhir
Hanya karena memahkotakan jiwa meresah dalam tahta
Sumber : http://www.facebook.com/note.php?note_id=10150348673720711
Tidak ada komentar:
Posting Komentar