Bawa aku terbang jauh dari sini
Biar semua alang kepalang dalam malang menjauh
Hingga raga pun akan kesusahan mencari aku
Awan yang berarak...
Jemputlah aku pada peraduan ini
Hingga jiwa kian enggan bertamu yang beriak
Karena ini bukan semarak penggalan cerita tapi sebuah kisah
Mengukir semburat temali dalam anggun angkuh
Bersit kata yang tiada bersuara menguji kalimat
Tapi buncahkan sembilu sukma perlahan membiru tak bersauh
Dalam lelah tiada menopang asa yang mulai lunglai teramat
Coba pejamkan mata mengaduk haru pandangan
Tak ingin lagi mengejar pelangi atau menuntun hujan
Hingga lena menggumpal gundah dalam genggam keresahan
Karena ini bukan lagi tentang pendaran bintang dan rembulan
Aku lepaskan jubah ini yang telah melampaui batas diri
Karena tiada ingin lagi aku kembali dalam bersetubuh sesali
Hingga sunyi yang terombak guncangkan dalam ketidakberdayaan inti
Jadikan pilu mengukir kata aksara dalam rapuh hati
Ini bukanlah cerita tentang seratus tahun atau seribu tahun
Dan bukan juga jauh yang menjauh atau dekat yang mendekat
Hingga tiada kiambang yang terlambang dalam beda gugur mengambang
Menjadikan tapa dalam pekur pikat sekat tak berimbang
Kemarilah mentari akan aku bisikkan sesuatu padamu tanpa ilalang
Agar bumi dan langit tak akan bertanya lagi tentang aku padamu nanti
Karena kecupan kuncup tanpa paksa pintu menutup ketuk ragu
Dan siarkanlah itu pada senja yang akan selalu beradu pada hening
Bukan tak ingin bersama berbagi lagi
Tapi telah aku sudahi dalam kemasan terikat mati
Yang akan keremasi setiap sudut perigi kalam imaji
Hingga tak akan sisakan walau sedikit untuk berhati
Sumber : http://www.facebook.com/note.php?note_id=10150438574215711
Tidak ada komentar:
Posting Komentar