Selasa, 10 April 2012

●☻●> Bening Senja Hening <●☻●

Waktu berlalu berganti dalam warna yang sama
Dan lajunya waktu tak dapat ku bendung lagi
Hingga terlewati tanpa jawab yang dinanti
Dan semua tersia kala suara tiada terdengar seirama

Mengapa merangkai kata dalam tepian pelangi
Jika makna tiada tersirat dalam titik pasti
Mengapa menguntai kalimah dalam jawab imaji
Kala senandung nyata pun tiada berbukti

Lihatlah...
Malam yang melarut dalam cuaca merebak tanpa cahaya
Kala angin mengarak sang mega perlahan melayu
Dan engkau tiada bergeming bergumam dalam bahasa dalih

Hentikan, lepaskan dan jangan diteruskan...
Karena semua akan sia-sia jika diri tak punya jawab hati
Jika memang harus dilupakan maka biarlah jadi lautan mati
Dalam semburat janji yang tercebari cemaran

Heningkan saja semua dalam juta bahasa tiada terucap
Karena nuranimu tiada pada puncak yakin tertitah
Sehingga layaknya raja berdiri tanpa mahkota bertahta
Menjadikan azimat tiada beraura meracau sembilu tersemat

Biarkan melarut janji bernoktah noda dalam tabirnya
Dan tiada aku memintanya dari pergi walau ingin
Karena batas diri telah tergurat dalam lisan bercamkan inti
Hingga semua tersiar terbiar tertimbun luluh tiada bersisa

Pada masa itu...
Mentari mengusik malam dalam peraduan nantikan senja
Sunyi yang merantai relung menjadikan tak perlu beralasan
Dan aku kembali berhening dalam nuansa bening bersendiri lagi



Sumber : http://www.facebook.com/note.php?note_id=10150729923800711

Tidak ada komentar:

Posting Komentar